Tokoh Inspirasi Jamaah Haji 2026 dari Tanjung Priok
Man Jadda Wajada: Ketekunan Mengantarkan ke Baitullah
Allah SWT memberikan banyak pelajaran berharga melalui kehidupan hamba-Nya yang istiqamah dalam berikhtiar. Salah satu kisah inspiratif datang dari Bapak Adi Mintoro, yang akrab dikenal sebagai Bapak Dogol Tukang Bakso, bersama istrinya yang dikenal masyarakat sebagai Bude Sate Lontong.
Sejak tahun 1982 hingga 2024, Bapak Adi Mintoro menjalani usaha berjualan bakso gerobak keliling, sementara sang istri membantu perekonomian keluarga dengan berjualan sate lontong. Dari hasil usaha sederhana tersebut, keduanya menabung sedikit demi sedikit dengan harapan dapat memenuhi panggilan Allah SWT untuk menunaikan ibadah haji.
Pasangan yang tinggal di Kelurahan Sungai Bambu, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara ini juga dikenal sebagai jamaah aktif Masjid Baitul Mukminin Warakas. Dengan penuh kesabaran, kerja keras, doa, dan tawakal, mereka terus menjaga cita-cita suci untuk menjadi tamu Allah di Tanah Suci.
Alhamdulillah, pada tahun 2026 Allah SWT mengabulkan harapan mereka dengan memberikan kesempatan untuk menunaikan ibadah haji. Kisah ini menjadi bukti nyata bahwa panggilan haji tidak hanya ditentukan oleh kelapangan rezeki, tetapi juga oleh ketulusan niat, kesungguhan ikhtiar, dan keyakinan kepada Allah SWT.
Sebagaimana ungkapan yang sering kita dengar, Man Jadda Wajada — siapa yang bersungguh-sungguh, insya Allah akan memperoleh hasil yang dicita-citakan.
Semoga kisah Bapak Adi Mintoro dan Bude Sate Lontong dapat menjadi motivasi bagi santri, jamaah, dan masyarakat untuk terus berusaha, berdoa, serta tidak pernah berhenti berharap kepada Allah SWT.
"Dan barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka." (QS. At-Talaq: 2-3)