Banner

Outing Class di Kebun Binatang Ragunan, Santri PP Modern Tahfidz Al-Qur’an Daar Assalam Atthohiriyah Belajar Langsung di Alam


Jakarta — Pondok Pesantren Modern Tahfidz Al-Qur’an Daar Assalam Atthohiriyah menyelenggarakan kegiatan outing class di Kebun Binatang Ragunan, Jakarta, pada Rabu, 4 Februari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh para santri dengan pendampingan langsung dari para ustadz dan ustadzah.

Kegiatan outing class ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar kontekstual kepada santri dengan memanfaatkan lingkungan alam sebagai media pembelajaran. Selama kegiatan berlangsung, para santri tampak antusias dan aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang telah disusun.

Untuk menunjang efektivitas pembelajaran, santri dibagi ke dalam beberapa kelompok kerja. Setiap kelompok dibekali Lembar Kerja Santri (LKS) yang berisi tugas pengamatan dan analisis terhadap objek-objek di Kebun Binatang Ragunan. Hasil pengamatan tersebut kemudian dipresentasikan oleh masing-masing kelompok menggunakan bahasa Inggris dan bahasa Arab sebagai bentuk penguatan kompetensi bahasa asing santri.

Mudir Pondok Pesantren Modern Tahfidz Al-Qur’an Daar Assalam Atthohiriyah, Dr. KH. Qudsi Ahmad, M.PdI, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan outing class merupakan bagian dari strategi pembelajaran terpadu pesantren.

“Outing class ini kami rancang agar santri tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga mampu membaca tanda-tanda kebesaran Allah melalui alam ciptaan-Nya. Selain itu, kegiatan ini melatih santri untuk berpikir kritis, bekerja sama, serta mengasah kemampuan bahasa Inggris dan Arab secara praktis,” ujar Dr. KH. Qudsi Ahmad, M.PdI.

Beliau juga menambahkan bahwa pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) seperti ini sangat penting untuk membentuk karakter santri yang berwawasan luas, komunikatif, dan siap menghadapi tantangan global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

Seluruh rangkaian kegiatan outing class berjalan dengan baik, tertib, dan lancar. Para ustadz dan ustadzah terus memberikan pendampingan agar kegiatan berlangsung aman dan tetap bernilai edukatif.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para santri mampu mengintegrasikan hafalan Al-Qur’an, pengetahuan umum, keterampilan bahasa, serta pembentukan karakter dalam satu pengalaman belajar yang bermakna
F