Pimpinan Pondok Pesantren Modern Tahfidz Qur'an Daar Assalam Atthohiriyah Beserta Dewan Asatidz Jenguk dan Doakan Santri Korban Kecelakaan
Koja, Jakarta Utara, 3 Agustus 2026 – Wujud kepedulian dan kasih sayang kepada para santri kembali ditunjukkan oleh keluarga besar Pondok Pesantren Modern Tahfidz Qur'an Daar Assalam Atthohiriyah. Pengasuh pondok, Dr. KH. Qudsi Ahmad, M.Pd.I, bersama Mudhiroh Umi Hj. Anik Retnowati, M.Pd., serta dewan asatidz dan asatidzah dari unsur yayasan dan pondok pesantren, datang secara bergantian ke Rumah Sakit Umum Daerah Koja untuk menjenguk sekaligus mendoakan dua santri, Ananda Fairuz dan Ananda Fahri, yang mengalami musibah kecelakaan.
Kedua santri tersebut mengalami kecelakaan pada Jumat, 31 Juli 2026, setelah melaksanakan tugas mulia sebagai MC dan Bilal dalam rangkaian ibadah Shalat Jumat. Musibah tersebut menjadi perhatian besar seluruh keluarga pondok, sehingga berbagai pihak hadir untuk memberikan dukungan moril kepada para santri dan keluarganya.
Turut hadir dalam kunjungan tersebut di antaranya Dr. KH. Abdul Jalil, M.A., Dr. Muammar Khadafi, M.Pd., Ustadz Rahman, M.M., Gus Muhammad Wildan, S.Pd.I., Ustadz Fadlan Miftah, Ustadz Fajar, Ustadz Azmi, KH. Abuya Hadits, S.Ag., Ustadzah Laila Musibah, Ustadz Dahlan Mad Sholeh, SAg, Ustadz Miftah serta Ustadz Qusairi. Ust. Drs. Muhamad Dong Kehadiran mereka menjadi bentuk nyata ukhuwah Islamiyah dan kepedulian keluarga besar pesantren terhadap para santri.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. KH. Qudsi Ahmad, M.Pd.I. menyampaikan bahwa musibah merupakan ujian dari Allah SWT yang harus dihadapi dengan penuh kesabaran, ikhtiar, dan tawakal. Beliau mengajak seluruh civitas pondok serta masyarakat untuk bersama-sama mendoakan agar Ananda Fairuz dan Ananda Fahri segera diberikan kesembuhan, kesehatan, serta dapat kembali menuntut ilmu dan beraktivitas seperti sediakala.
Suasana haru dan penuh doa menyelimuti ruang perawatan. Para asatidz dan asatidzah membacakan doa bersama, memohon kepada Allah SWT agar mengangkat penyakit keduanya, memberikan kekuatan kepada keluarga, serta menjadikan musibah ini sebagai penghapus dosa dan pengangkat derajat.
Semoga Allah SWT memberikan kesembuhan yang sempurna kepada Ananda Fairuz dan Ananda Fahri, serta senantiasa melindungi seluruh santri dalam menjalankan amanah menuntut ilmu dan berkhidmat di jalan Allah. Aamiin.