Dr. KH. Qudsi Ahmad Bekali Santri: Kenali Allah, Kokohkan Akidah, Mulia Akhlak
Jakarta, 8 September 2026 — Pengasuh Pondok Pesantren Modern Tahfidz Qur’an Daar Assalam Atthohiriyah, Dr. KH. Qudsi Ahmad, M.Pd.I., memberikan pembekalan kepada seluruh santri dan jajaran eksekutif pesantren, Selasa (8/9/2026).
Pembekalan tersebut menekankan pentingnya meyakini dan mengesakan Allah SWT dalam seluruh aspek kehidupan sebagai fondasi utama dalam membentuk pribadi muslim yang memiliki akidah kokoh, ibadah yang kuat, dan akhlak mulia.
Dalam arahannya, Dr. KH. Qudsi Ahmad menegaskan bahwa tauhid tidak boleh berhenti pada pengakuan secara lisan. Keyakinan kepada Allah harus tercermin dalam cara berpikir, bersikap, beribadah, bekerja, belajar, dan berinteraksi dengan sesama.
“Kenali Allah, kokohkan akidah, dan mulia akhlak. Inilah fondasi yang harus dimiliki setiap santri dalam menjalani kehidupan,” pesan Dr. KH. Qudsi Ahmad.
Menurutnya, santri yang memiliki akidah kuat akan mempunyai pegangan yang kokoh ketika menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Keyakinan kepada Allah juga akan melahirkan kesadaran bahwa setiap aktivitas manusia berada dalam pengawasan-Nya dan harus dipertanggungjawabkan.
Karena itu, pendidikan di pesantren tidak hanya diarahkan untuk membentuk santri yang memiliki kemampuan intelektual dan menguasai ilmu agama, tetapi juga membangun kekuatan spiritual dan karakter.
“Ilmu harus melahirkan iman, iman harus melahirkan ibadah, dan ibadah harus tercermin dalam akhlak,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan para santri agar menjadikan ibadah sebagai kebutuhan hidup, bukan sekadar kewajiban yang dikerjakan karena rutinitas. Shalat, membaca Al-Qur’an, berzikir, belajar, serta berbagai aktivitas positif harus dilakukan dengan kesadaran bahwa semuanya merupakan bentuk penghambaan kepada Allah SWT.
Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang begitu cepat, penguatan akidah dan akhlak dinilai semakin penting. Santri harus memiliki kemampuan untuk menyaring berbagai informasi dan pengaruh lingkungan dengan landasan nilai-nilai Islam.
Pembekalan tersebut diikuti seluruh santri dan jajaran eksekutif Pondok Pesantren Modern Tahfidz Qur’an Daar Assalam Atthohiriyah. Kegiatan menjadi bagian dari ikhtiar pesantren dalam membangun generasi yang tidak hanya unggul dalam keilmuan, tetapi juga kuat dalam iman, istiqamah dalam ibadah, dan luhur dalam akhlak.
Melalui pembekalan ini, para santri diharapkan mampu menjadikan tauhid sebagai pusat kehidupan, sehingga setiap langkah, keputusan, dan aktivitas mereka senantiasa berorientasi kepada Allah SWT.
Pada akhirnya, pesantren tidak hanya mencetak generasi yang cerdas secara intelektual, tetapi juga generasi yang kokoh akidahnya, kuat ibadahnya, dan mulia akhlaknya.