ORANG TUA PERLU TAHU 10 Pertanyaan yang Baik dan 10 Pertanyaan yang Sebaiknya Dihindari kepada Anak di Pondok
Ketika anak berada di pondok pesantren, komunikasi antara orang tua dan anak tetap penting. Namun, cara bertanya juga merupakan bagian dari pendidikan.
Pertanyaan orang tua hendaknya membuat anak merasa dicintai, dipercaya, dikuatkan, dan termotivasi untuk menjadi pribadi yang lebih mandiri.
10 Pertanyaan yang Baik Ditanyakan
1. Bagaimana kabarmu hari ini?
2. Apa ilmu baru yang kamu dapat hari ini?
3. Bagaimana hafalan Al-Qur'an dan ibadahmu?
4. Kegiatan pondok apa yang paling kamu sukai?
5. Apa pengalaman paling berkesan minggu ini?
6. Apakah ada kesulitan yang sedang kamu hadapi?
7. Bagaimana hubunganmu dengan ustaz, ustazah, dan teman-teman?
8. Apa yang sekarang sudah bisa kamu lakukan sendiri?
9. Apa yang ingin kamu perbaiki dari dirimu minggu ini?
10. Apa yang ingin Ayah/Ibu doakan untukmu?
10 Pertanyaan yang Sebaiknya Dihindari
Bukan berarti pertanyaan-pertanyaan ini haram atau sama sekali tidak boleh disampaikan. Namun, jika terlalu sering ditanyakan, dapat melemahkan mental dan kemandirian anak.
1. “Kamu betah nggak di pondok?”
2. “Kamu kangen rumah banget, kan?”
3. “Kalau nggak betah, mau pulang?”
4. “Ustaznya galak, ya?”
5. “Kamu disuruh-suruh terus, kan?”
6. “Makanannya enak nggak? Jangan-jangan kamu kelaparan.”
7. “Temanmu ada yang lebih pintar dari kamu?”
8. “Kenapa nilai kamu tidak sebagus temanmu?”
9. “Ada yang nakal sama kamu? Siapa orangnya?”
10. “Kamu lebih bahagia di rumah atau di pondok?”
Pesan untuk Orang Tua
Jangan menjadikan telepon orang tua sebagai pintu yang membuat anak ingin meninggalkan pondok. Jadikanlah komunikasi sebagai jembatan yang membuat anak semakin kuat untuk bertahan dan bertumbuh.
«Jangan terlalu sering bertanya, “Kapan kamu pulang?”
Tetapi tanyakan, “Apa yang sudah kamu pelajari sebelum pulang?”»
«Jangan hanya bertanya, “Kamu betah?”
Tetapi tanyakan, “Apa yang membuatmu semakin baik di pondok?”»
Rumah adalah tempat kembali.
Pondok adalah tempat menempa diri.
Orang tua adalah tempat mendapatkan doa dan kekuatan.
Guru adalah tempat mendapatkan ilmu dan keteladanan.