Banner

Pengasuh Ponpes Modern Tahfidz Qur’an Dar Assalam Athohiriyah Bertakziah dan Salatkan Jenazah Ketua FKUB Jakarta Utara

JAKARTA UTARA — Kabar duka menyelimuti masyarakat Jakarta Utara atas wafatnya Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jakarta Utara, KH. Drs. Sodikin Maksudi, pada Rabu (21/10/2026). Pengasuh Pondok Pesantren Modern Tahfidz Qur’an Dar Assalam Athohiriyah Dr. KH. Qudsi Ahmad turut hadir bertakziah sekaligus menyalatkan jenazah almarhum sebagai bentuk penghormatan terakhir atas pengabdian dan kiprahnya dalam kehidupan keagamaan dan kemasyarakatan.
Kehadiran pengasuh pondok pesantren tersebut bersama sejumlah ulama, tokoh agama, pejabat pemerintahan, dan masyarakat menambah suasana khidmat di rumah duka. Para pelayat berdatangan untuk menyampaikan belasungkawa, memberikan penghormatan terakhir, serta memanjatkan doa bagi almarhum.
Sejumlah ulama dan tokoh agama yang tampak hadir di antaranya KH. Sayid Hamidan, Lc., Dr. KH. Nur Alam Bakhtir, MA, Dr. KH. Musfik Amrullah, Dr. Ustadz Muammar Khadafi, M.Pd., Dr. KH. Wahyu Misbah, M.A., KH. Muslih Singgan, Lc., KH. Ibnu Abidin, Lc., KH. Muhammad Sidik, KH. Halimi Yasin, Ustadz H. Rahiman, KH. Sofyan Sidik serta KH. Drs. Nurdin Rangga, M.A. Drs. Ust. H. Suhadi

Selain para ulama, hadir pula Camat Tanjung Priok, Rizal Khadafi, M.Si., beserta sejumlah unsur kepolisian dari Polsek dan Polres, serta jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan besarnya perhatian dan penghormatan terhadap almarhum.

Sebagai Ketua FKUB Jakarta Utara, almarhum mengemban amanah penting dalam membangun komunikasi dan memperkuat hubungan harmonis antarumat beragama. Peran tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga persatuan, mempererat persaudaraan, serta merawat kehidupan masyarakat yang rukun di tengah keberagaman.

Kehadiran para ulama, tokoh masyarakat, dan unsur pemerintahan dalam prosesi takziah dan salat jenazah menjadi bentuk penghormatan sekaligus solidaritas atas kepergian salah satu tokoh yang telah mengabdikan diri dalam bidang kerukunan umat beragama.

Kepergian KH. Drs. Sodikin Maksudi tidak hanya menghadirkan duka bagi keluarga dan kerabat, tetapi juga menjadi momen refleksi bagi masyarakat akan pentingnya menjaga nilai-nilai persaudaraan, toleransi, kebersamaan, dan kerukunan yang selama ini terus diperjuangkan.

Doa pun dipanjatkan agar Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala kekhilafannya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga almarhum husnul khatimah. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

Humas Pondok Pesantren Modern Tahfidz Qur'an Daar Assalam Atthohiriyah Bekasi
F