Ketika Keluarga Pesantren Berduka: Pimpinan PPMTQ Daar Assalam Attahiriyah Takziah kepada Keluarga Wali Santri
Jakarta — Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kabar duka menyelimuti keluarga besar Pondok Pesantren Modern Tahfidz Qur’an (PPMTQ) Daar Assalam Attahiriyah. Salah satu wali santri, Bapak Deden Tholib Supriatna bin Dodo Sumardi, ayahanda dari Rahmat Arizal, santri kelas 1 KMI, dan Paman Ust. Ashil Munadil, MH telah berpulang ke rahmatullah pada Jumat, 28 Agustus 2026, di Rumah Sakit BPP.
Kepergian almarhum menjadi duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi keluarga besar pesantren. Sebagai bentuk kepedulian dan rasa kekeluargaan, jajaran pimpinan PPMTQ Daar Assalam Attahiriyah hadir langsung ke rumah duka untuk menyampaikan takziah serta memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.
Rombongan takziah dipimpin oleh Mudir PPMTQ Daar Assalam Attahiriyah, Dr. KH. Qudsi Ahmad, M.Pd.I, bersama Umi Hj. Anik Retno Wati, M.Pd.I, serta Penasihat Yayasan Pondok Pesantren, Dr. KH. Agus Handoko, M.Phil. Turut hadir Kepala Pondok, Gus Muhammad Wildan. S. Pd dan Ust. Hafizd
Kehadiran pimpinan pesantren tersebut menjadi wujud nyata bahwa hubungan antara pesantren, santri, dan wali santri bukan sekadar hubungan pendidikan, melainkan telah menjadi bagian dari sebuah keluarga besar yang saling menguatkan dalam suka maupun duka.
Dalam suasana penuh keharuan, rombongan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum dan bersama-sama memanjatkan doa agar Allah SWT memberikan tempat terbaik bagi almarhum di sisi-Nya.
Keluarga besar PPMTQ Daar Assalam Attahiriyah mendoakan semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala dosa dan kekhilafannya, melimpahkan rahmat dan maghfirah-Nya, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkannya di tempat yang mulia di sisi Allah SWT.
Kepada keluarga yangy ditinggalkan, khususnya Rahmat Arizal, semoga diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi kehilangan tersebut.
اللهم اغفر له وارحمه وعافه واعف عنه
“Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, sejahterakanlah dia, dan maafkanlah segala kesalahannya.”
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.
Semoga almarhum Bapak Deden Tholib Supriatna memperoleh rahmat dan ampunan Allah SWT serta mendapatkan husnul khatimah. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.