KAHMI Jakarta Utara Gelar Diskusi dan Buka Puasa Bersama Bahas Pembangunan Jakarta
Jakarta Utara – Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jakarta Utara menggelar diskusi dan buka puasa bersama pada Kamis, 5 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung di The Tavia Hotel ini mengangkat tema “Jumpa Muka Pikiran dan Jiwa dalam Membangun Jakarta.”
Acara diawali dengan sambutan dari Koordinator Presidium KAHMI Jakarta Utara, Andri Kurniawan, yang menekankan pentingnya ruang dialog antar elemen masyarakat dalam membangun kota Jakarta. Menurutnya, pertemuan yang mempertemukan gagasan dan semangat kebersamaan menjadi bagian penting dalam merumuskan solusi bagi berbagai persoalan perkotaan.
Sambutan juga disampaikan oleh perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jakarta Utara yang mengapresiasi peran KAHMI sebagai wadah intelektual dan sosial yang aktif membangun komunikasi lintas organisasi dan masyarakat.
Diskusi menghadirkan narasumber Cyril Raul Hakim, yang menyampaikan pandangan mengenai pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi tantangan pembangunan kota. Ia menekankan bahwa dialog terbuka seperti ini menjadi sarana mempertemukan gagasan, aspirasi, dan nilai-nilai kebersamaan demi kemajuan Jakarta.
Menjelang waktu berbuka puasa, acara dilanjutkan dengan kultum atau tausiyah yang disampaikan oleh Dr. Qudsi Ahmad, M.Pd.I., yang mengajak para peserta untuk memperkuat nilai persaudaraan, kebersamaan, serta kontribusi positif bagi masyarakat.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Muhammad Seto Anang, M.IKom.
Kegiatan ini dihadiri oleh anggota KAHMI serta sejumlah perwakilan organisasi kemasyarakatan yang ada di Jakarta Utara. Suasana diskusi berlangsung hangat dan penuh keakraban, terlebih karena diselenggarakan dalam momentum bulan suci Ramadan yang menjadi ajang mempererat silaturahmi.
Melalui kegiatan ini, KAHMI Jakarta Utara berharap dapat terus menghadirkan ruang pertemuan yang mempertemukan pikiran, gagasan, dan semangat kebersamaan dalam upaya berkontribusi bagi pembangunan Jakarta yang lebih baik.



