Banner

Pemberian Sanad Bacaan Al-Qur’an Surat Yasin di Pesantren Daar Assalam Atthohiriyah


Rabu, 4 Maret 2026, Pondok Pesantren Modern Tahfidz Al-Qur’an Daar Assalam Atthohiriyah menyelenggarakan kegiatan pemberian sanad bacaan Al-Qur’an Surat Yasin kepada para santri. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh pengasuh pesantren Dr. KH. Qudsi Ahmad, M.Pd.I dan berlangsung dengan penuh kekhusyukan.

Para santri yang mengikuti kegiatan ini merupakan santri yang telah menyelesaikan pembelajaran serta tashih bacaan Surat Yasin sesuai dengan kaidah tajwid dan makharijul huruf. Dengan pemberian sanad ini, bacaan Al-Qur’an para santri diharapkan tersambung dalam mata rantai keilmuan para ulama hingga sampai kepada Rasulullah SAW.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. KH. Qudsi Ahmad, M.Pd.I menegaskan pentingnya sanad dalam menjaga kemurnian bacaan Al-Qur’an.

Beliau menyampaikan:
"Sanad Al-Qur’an adalah warisan keilmuan para ulama yang sangat berharga. Dengan sanad, kita tidak hanya membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjaga keaslian cara membaca yang bersambung dari guru ke guru hingga sampai kepada Rasulullah SAW."

Beliau juga berpesan kepada para santri agar menjaga amanah ilmu yang telah diterima.
"Santri yang telah mendapatkan sanad hendaknya terus memperbaiki bacaan, mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan, serta mengajarkannya kepada umat. Karena kemuliaan seorang penghafal Al-Qur’an bukan hanya pada hafalannya, tetapi juga pada akhlak dan pengamalannya."

Sanad bacaan yang diberikan menggunakan riwayat Hafsh ‘an ‘Āshim melalui Thoriq Syathibiyyah, yaitu jalur qira’ah yang paling banyak digunakan oleh umat Islam. Riwayat ini berasal dari Imam Hafsh bin Sulaiman dari gurunya Imam ‘Āshim, kemudian diriwayatkan dalam jalur Syathibiyyah yang disusun oleh Imam Asy-Syathibi.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pondok Pesantren Modern Tahfidz Al-Qur’an Daar Assalam Atthohiriyah dalam membina generasi ahlul Qur’an yang memiliki hafalan kuat, bacaan yang benar, serta sanad keilmuan yang jelas dan terpercaya.
F