PPTQ Daar Assalam Attohiriyyah Gelar Class Meeting, Tanamkan Jiwa Kompetitif dan Kepemimpinan Santri Putri
Jakarta, 7 Juli 2026 – Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an (PPTQ) Daar Assalam Attohiriyyah menggelar kegiatan Class Meeting Santri Putri Tahun Ajaran 2026/2027 pada 7–10 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan pesantren ini diikuti oleh seluruh santri putri sebagai bagian dari program pembinaan karakter setelah berakhirnya kegiatan pembelajaran semester.
Berbagai cabang perlombaan digelar selama empat hari, meliputi bidang akademik, keagamaan, seni, olahraga, bahasa, dan keterampilan. Di antaranya lomba LKBB tutup mata, mencari kalimat dalam Kamus Munjid, mencari ayat Al-Qur'an, gaplek Matematika, cerdas cermat pelajaran pondok, kaligrafi, melukis, nasyid, drama Bahasa Arab dan Bahasa Inggris, debat Bahasa Inggris, futsal, badminton, estafet karet, miniature pioneering, hingga kreasi nadoman.
Ketua panitia menyampaikan bahwa seluruh perlombaan dirancang sebagai media pembelajaran berbasis kompetisi (musabaqah) yang bertujuan membangun karakter santri secara utuh. Kompetisi yang sehat diharapkan mampu memotivasi santri untuk terus meningkatkan kemampuan akademik maupun nonakademik, sekaligus mengembangkan bakat dan potensi yang dimiliki.
Selain menumbuhkan semangat berprestasi, kegiatan ini juga dirancang untuk memperkuat nilai-nilai kolaborasi, tanggung jawab, disiplin, dan sportivitas. Sejumlah perlombaan dilaksanakan secara berkelompok sehingga para santri dituntut mampu bekerja sama, berkomunikasi secara efektif, serta menyelesaikan setiap tantangan dengan penuh tanggung jawab.
Pimpinan PPTQ Daar Assalam Attohiriyyah berharap Class Meeting tidak hanya menjadi ajang perlombaan semata, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter yang mampu melahirkan santri putri yang mandiri, percaya diri, berani mengambil peran sebagai pemimpin, serta memiliki akhlakul karimah dalam setiap aktivitasnya.
Melalui kegiatan ini, Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Daar Assalam Attohiriyyah terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang seimbang antara penguasaan ilmu pengetahuan, pembinaan karakter, dan pengembangan keterampilan hidup. Dengan demikian, para santri diharapkan tumbuh menjadi generasi Qurani yang unggul, berprestasi, serta siap memberikan kontribusi positif bagi agama, bangsa, dan masyarakat.